Pentas tari tradisional di masa SMA tidak akan terpisahkan dengan nama Dian Soesetyoningroem, teman kita yang cantik mungil dan sangat piawai dalam menari. Dian sangat menjiwai setiap tarian yang dibawakannya.. selalu menari bagai seorang putri, dan lawan mainnya adalah “buto” [raksasa] sungguhan namanya Bedor. Sebenarnya Andi juga ingin berduet menari dengan Dian. Peran favorit-nya: Cakil [monyet bergigi mancung di rahang bagian bawah]. Tapi, sayang sungguh sayang. Meski sebenernya Andi piawai menarikan peran Cakil [bahkan tanpa perlu make up], sayang …. Justru gigi di rahang atasnya yang mancung ke depan …
["Cakil" Postmodern ... mancung di rahang atas, bukan di rahang bawah][sing nulis: Deny / sing ngedit: Iwan]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar